Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perkuat Literasi Akar Rumput, TBM Lautan Ilmu Dorong Kolaborasi Sastra di Larantuka

  • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
  • calendar_month 47 menit yang lalu
  • visibility 3
  • print Cetak

LARANTUKA – Menjelang perayaan Hari Puisi Indonesia 2026, TBM Lautan Ilmu terus memperkuat jejaring literasi di Flores Timur melalui serangkaian advokasi dan kolaborasi nyata. Sebagai bagian dari komitmen menjaga denyut sastra di tingkat akar rumput, lembaga ini melakukan kunjungan strategis ke SDK Lamenais untuk melanjutkan program pinjam gulir buku bacaan anak yang telah terjalin sebelumnya.

Dalam kunjungan tersebut, TBM Lautan Ilmu membawa 50 buku bacaan baru untuk ditukarkan dengan 20 buku yang telah selesai dibaca oleh para siswa. Kehadiran tim disambut hangat oleh Ibu Densi, staf pengajar yang bertanggung jawab mengelola perpustakaan sekolah. Langkah kecil ini dipandang sebagai jalan kebaikan untuk memastikan akses bacaan berkualitas tetap tersedia bagi generasi muda di lingkungan sekolah.
TBM Lautan Ilmu, SDK Lamenais, Ibu Densi, Maria Yosefina Wayak Sawun, Hari Puisi Indonesia 2026, Cafe Gado Gado Bu Warno, Dewa Aza, Bengkel Seni Milenial
Momentum tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi para pegiat seni. Dalam kesempatan yang sama, koordinasi dilakukan bersama Maria Yosefina Wayak Sawun untuk mematangkan agenda “Ngopi Puisi #15”. Acara yang mengusung tema “Merayakan Puisi Bersama” ini dijadwalkan berlangsung pada 28 April 2026 di Cafe Gado Gado Bu Warno. Sang pemilik usaha, Dewa Aza, menyambut baik inisiatif tersebut dengan menyediakan tempat yang representatif bagi para pencinta sastra.

Gelaran ini merupakan hasil sinergi lintas organisasi antara Bengkel Seni Milenial dan OSIS SMK Sura Dewa, dengan dukungan Komunitas Jejak Zaman sebagai mitra media. Melalui kolaborasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pendidikan, TBM Lautan Ilmu berharap budaya literasi dan apresiasi karya sastra dapat terus tumbuh dan dirayakan secara sederhana namun bermakna di ruang-ruang publik.

  • Penulis: Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
  • Editor: Manual Editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • TBM lautan Ilmu tambah Koleksi Buku Bacaan Anak

    TBM Lautan Ilmu Tambah Koleksi Buku Jelang Lebaran 1446 H

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Untuk meningkatkan pelayanan publik, TBM Lautan Ilmu kembali menambah koleksi buku bacaannya. Tepatnya menjelang lebaran, Jumat 28 Maret 2025, TBM Lautan kedatangan 10 buku bacaan anak yang dibeli dari marketplace . Hal ini terus dilakukan TBM Lautan Ilmu untuk meningkatkan mutu pelayanan dengan ragam bahan bacaan agar pengunjung lebih betah datang ke Taman Baca Masyarakat. […]

  • Perbedaan Tantangan Antara Penulis Buku Dengan Penulis Artikel Blog

    Perbedaan Tantangan Antara Penulis Buku Dengan Penulis Artikel Blog

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Meskipun penulis buku dan penulis artikel blog keduanya terlibat dalam menulis, ada beberapa perbedaan tantangan yang mereka hadapi. Berikut adalah beberapa perbedaan utama dalam tantangan yang dihadapi oleh penulis buku dan penulis artikel blog: Di sisi lain, penulis artikel blog biasanya terlibat dalam proyek yang lebih singkat dan terbatas. Mereka harus mampu menyampaikan informasi yang […]

  • PGRI Wulanggitang, Konfercab PGRI 2025, Kris Punang, pemilihan ketua PGRI, PGRI Kabupaten Flores Timur, organisasi guru PGRI, konferensi cabang PGRI, kepengurusan baru PGRI, PGRI Wulanggitang 2025, pendidikan Flores Timur

    Gelar Konfercab Tahun 2025, PGRI Cabang Wulanggitang Pilih Kris Punang Jadi Ketua

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Wulanggitang menggelar Konferensi Kerja Cabang PGRI Wulanggitang Tahun 2025 untuk memilih pengurus baru karena masa bhakti pengurus periode 2021 – 2025 akan berakhir. Konferensi yang dilaksanakan di Posko Karitas Keuskupan Larantuka, Desa Konga, Kecamatan Titehena, Sabtu, 29 November 2025, memilih Kristina Sabu Punang, S.Pd sebagai Ketua PGRI Cabang Wulanggitang […]

  • Launching Buku Ditinjau Dari Sudut Pandang Budaya

    Launching Buku Ditinjau Dari Sudut Pandang Budaya

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Buku telah menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai budaya di seluruh dunia selama berabad-abad. Buku tidak hanya merupakan sumber pengetahuan dan informasi, tetapi juga mewakili kekayaan budaya suatu masyarakat. Melalui buku, cerita, tradisi, gagasan, dan pemikiran dapat dilestarikan dan disebarkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Sudut pandang budaya memainkan peran penting dalam merangkul buku […]

  • SMK Sura Dewa gelar sumatif tengah semester yang meaningfull dan joyfull

    SMK Sura Dewa Larantuka Hadirkan Suasana Sumatif Meaningfull Dan Joyfull

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Larantuka, 17 Maret 2025 – SMK Sura Dewa Larantuka menyelenggarakan sumatif tengah semester yang tidak membuat peserta didik ketakutan. Sumatif yang digelar mengutamakan prinsip “bermakna dan menyenangkan”. Dalam trend pembelajaran mendalam ( Deep Learning ) , sumatif ali ini tergolong Meaningfull dan Joyfull. Walaupun cuaca mendung, peserta didik tidak terkendala untuk memasuki ruang sumatif dengan […]

  • Yan Surachman Perpus Jejak Zaman Komunitas Jejak Zaman Pendekatan Gallery Library Archiev Museum

    Yan Surachman Ingin Terapkan Empat Perspektif Pada Komunitas Jejak Zaman

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Larantuka, 14 Juli 2025 – Yan Surachman, ketua Komunitas Jejak Zaman , berkeinginan untuk menerapkan empat pendekatan sudut pandang pada komunitas yang dipimpinnya. Keempat pendekatan tersebut terkait bagaimana komunitas merespon berbagai kondisi lingkungan. Secara rinci dia menjelaskan bahwa sangat penting bagi komunitas untuk dapat beradaptasi sebagai media, perpustakaan, galeri, dan museum. “Perkembangan jaman adalah satu-satunya […]

expand_less