Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, SMK Sura Dewa Larantuka Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 429
  • print Cetak

Larantuka – Sebagai wujud komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan humanis, SMK Sura Dewa Larantuka menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (8/12/2025) ini melibatkan seluruh peserta didik dan dewan guru. Agenda ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk mempertegas sikap zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan.

Untuk memperkuat materi sosialisasi, SMK Sura Dewa Larantuka menghadirkan narasumber khusus dari Dinas Perlindungan Anak (Dinas P2KBP3A) Kabupaten Flores Timur. Dua orang perwakilan dinas hadir memberikan pemaparan mendalam mengenai jenis-jenis kekerasan, dampak psikologis jangka panjang bagi korban, serta payung hukum yang melindungi anak.

Suasana sosialisasi berjalan sangat dinamis dan interaktif. Para siswa SMK Sura Dewa Larantuka menunjukkan antusiasme tinggi, terlihat dari keaktifan mereka menyimak materi hingga berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Diskusi berkembang menarik ketika siswa menanyakan langkah konkret menghadapi situasi nyata atau potensi konflik yang mungkin terjadi di lingkungan pergaulan mereka.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap seluruh warga sekolah—baik siswa maupun guru—memiliki pemahaman yang seragam mengenai pencegahan perundungan (bullying) dan kekerasan seksual. Lebih jauh, sosialisasi ini bertujuan agar setiap individu mengetahui prosedur pelaporan yang aman dan tepat jika mengalami atau melihat indikasi kekerasan, demi terciptanya iklim belajar yang positif.

Penulis: Birgita Date Lamanepa

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • disiplin positif smk suradewa larantuka

    SMK Suradewa Terapkan Disiplin Positif Pada Penilaian Akhir Semester

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Tak terasa tahun ajaran 2023- 2024 akan segera berakhir, hal ini ditandai dengan Penilaian / Sumatif Akhir Semester seperti yang nampak di SMK Suradewa, Senin 3 Juni 2024. Semua kelas kecuali kelas 12 yang terlebih dahulu ujian wajib mengikuti ujian kali ini sebagai persyaratan kenaikan kelas. Dimulai dari briefing singkat dewan guru yang dipimpin langsung […]

  • Pendapat guru tentang deep learning Slamet Wakhyanto

    Quo Vadis Pembelajaran Mendalam vs Sarana Pendukung Fisik dan Non Fisik dalam Praktik di Sekolah

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Pembelajaran mendalam atau deep learning semakin gencar digaungkan dalam dunia pendidikan Indonesia, khususnya melalui Kurikulum Merdeka. Gagasannya luhur: siswa tidak sekadar menghafal teori, tetapi mampu memahami, mengaitkan dengan kehidupan nyata, serta menginternalisasi nilai-nilai untuk membentuk karakter. Namun, pertanyaan penting perlu diajukan: quo vadis pembelajaran mendalam, ke mana arah dan nasibnya, jika sarana pendukung—baik fisik maupun […]

  • Kaos Sablon Sebagai Hasil Kebudayaan Kekinian

    Kaos Sablon Sebagai Hasil Kebudayaan Kekinian

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kaos sablon merupakan salah satu produk yang dapat mencerminkan hasil kebudayaan dalam berbagai aspek. Berikut beberapa hal yang dapat menjelaskan bagaimana kaos sablon dapat menjadi hasil kebudayaan: Kaos sablon sebagai hasil kebudayaan bukan hanya sebagai produk fisik, tetapi juga sebagai medium yang memungkinkan untuk menghargai, menyebarkan, dan memperkuat identitas budaya. Melalui desain, motif, bahasa, dan […]

  • Kebudayaan Dan Kebiasaan Menggunakan Internet

    Kebudayaan Dan Kebiasaan Menggunakan Internet

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kebudayaan dan kebiasaan menggunakan internet telah mengalami perubahan yang signifikan seiring dengan berkembangnya teknologi dan penetrasi internet di seluruh dunia. Berikut adalah beberapa aspek kebudayaan dan kebiasaan yang terkait dengan penggunaan internet: Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan internet juga telah menciptakan tantangan baru seperti privasi online, keamanan data, dan penyebaran informasi yang tidak benar. Oleh […]

  • Guru Sebagai Peneliti Yan Surachman Komunitas Jejak Zaman bersam Sinkron

    Yan Surachman : Penulis Buku “Guru Menjadi Peneliti” yang Menginspirasi

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Yan Surachman, seorang penulis muda , baru-baru ini meluncurkan buku terbarunya yang berjudul “Guru Menjadi Peneliti”. Buku ini membahas tentang bagaimana guru dapat mengembangkan kemampuan penelitian dalam profesinya dan menjadi referensi bagi guru dan peneliti muda. Yan Surachman adalah seorang penulis yang memiliki passion dalam bidang pendidikan dan penelitian. Dengan pengalaman dan pengetahuannya yang luas, […]

  • Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

    Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agaman Lukman Hakim Saifuddin mengecam aksi penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand. Dia mengatakan aksi terorisme itu bertentangan dengan nilai-nilai agama. “Itu tindakan tidak berperikemanusiaan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama,” kata Lukman dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019). Lukman mengatakan aksi terorisme tidak dibenarkan dalam ajaran agama apa pun. Jadi, […]

expand_less