Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perkuat Literasi Akar Rumput, TBM Lautan Ilmu Dorong Kolaborasi Sastra di Larantuka

  • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 55
  • print Cetak

LARANTUKA – Menjelang perayaan Hari Puisi Indonesia 2026, TBM Lautan Ilmu terus memperkuat jejaring literasi di Flores Timur melalui serangkaian advokasi dan kolaborasi nyata. Sebagai bagian dari komitmen menjaga denyut sastra di tingkat akar rumput, lembaga ini melakukan kunjungan strategis ke SDK Lamenais untuk melanjutkan program pinjam gulir buku bacaan anak yang telah terjalin sebelumnya.

Dalam kunjungan tersebut, TBM Lautan Ilmu membawa 50 buku bacaan baru untuk ditukarkan dengan 20 buku yang telah selesai dibaca oleh para siswa. Kehadiran tim disambut hangat oleh Ibu Densi, staf pengajar yang bertanggung jawab mengelola perpustakaan sekolah. Langkah kecil ini dipandang sebagai jalan kebaikan untuk memastikan akses bacaan berkualitas tetap tersedia bagi generasi muda di lingkungan sekolah.
TBM Lautan Ilmu, SDK Lamenais, Ibu Densi, Maria Yosefina Wayak Sawun, Hari Puisi Indonesia 2026, Cafe Gado Gado Bu Warno, Dewa Aza, Bengkel Seni Milenial
Momentum tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi para pegiat seni. Dalam kesempatan yang sama, koordinasi dilakukan bersama Maria Yosefina Wayak Sawun untuk mematangkan agenda “Ngopi Puisi #15”. Acara yang mengusung tema “Merayakan Puisi Bersama” ini dijadwalkan berlangsung pada 28 April 2026 di Cafe Gado Gado Bu Warno. Sang pemilik usaha, Dewa Aza, menyambut baik inisiatif tersebut dengan menyediakan tempat yang representatif bagi para pencinta sastra.

Gelaran ini merupakan hasil sinergi lintas organisasi antara Bengkel Seni Milenial dan OSIS SMK Sura Dewa, dengan dukungan Komunitas Jejak Zaman sebagai mitra media. Melalui kolaborasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pendidikan, TBM Lautan Ilmu berharap budaya literasi dan apresiasi karya sastra dapat terus tumbuh dan dirayakan secara sederhana namun bermakna di ruang-ruang publik.

  • Penulis: Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
  • Editor: Manual Editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industrialisasi Dalam Perspektif Kebudayaan

    Industrialisasi Dalam Perspektif Kebudayaan

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Dalam sudut pandang kebudayaan, industrialisasi dapat memiliki dampak yang signifikan. Perubahan dalam masyarakat yang diakibatkan oleh industrialisasi dapat mempengaruhi berbagai aspek kebudayaan, termasuk nilai-nilai, tradisi, seni, dan cara hidup. Salah satu dampak industrialisasi terhadap kebudayaan adalah pergeseran nilai-nilai dan pola pikir. Dalam masyarakat yang lebih terindustrialisasi, nilai-nilai yang berorientasi pada produktivitas, efisiensi, dan keuntungan materi […]

  • Pendidikan Humanis, Sekolah Inklusif, Kepemimpinan Pembelajaran, Karakter Bangsa, Pendidikan Karakter, Budaya Sekolah

    SMK Sura Dewa Larantuka, Menghadirkan Pendidikan Berbasis Kekeluargaan sebagai “Rumah Kedua”

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Sesilia Somi Belido : Kepala Progam Jurusan Keperawatan SMK Sura Dewa Larantuka
    • visibility 21
    • 0Komentar

    LARANTUKA – SMK Sura Dewa Larantuka kini tengah menjadi sorotan positif berkat keberhasilannya mengimplementasikan paradigma pendidikan yang humanis. Mengusung konsep “Rumah Kedua,” sekolah vokasi ini berhasil mentransformasi lingkungan belajar menjadi ekosistem yang penuh kehangatan. Di lembaga ini, proses pendidikan tidak hanya bertumpu pada transfer ilmu di papan tulis, melainkan dimulai dari kedekatan emosional layaknya sebuah […]

  • Pengaruh Masyarakat Rantau Terhadap Kebudayaan Lokal

    Pengaruh Masyarakat Rantau Terhadap Kebudayaan Lokal

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Masyarakat rantau, yang terdiri dari individu yang pindah atau tinggal di luar daerah asal mereka, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kebudayaan lokal di tempat mereka tinggal. Berikut adalah beberapa pengaruh masyarakat rantau terhadap kebudayaan lokal: Namun, penting untuk diingat bahwa pengaruh masyarakat rantau terhadap kebudayaan lokal tidak selalu sebatas positif. Terkadang, ada juga tantangan dan […]

  • Maria Zaitun, Nyanyian Angsa, WS Rendra, Bengkel Seni Milenial, Teater Flores, Larantuka, Kemanusiaan, BSM 2026

    Menghidupkan Maria Zaitun, BSM Pentaskan Nyanyian Angsa di Flores Timur

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 146
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Tokoh ikonik Maria Zaitun akan kembali menyuarakan jeritan kemanusiaan di tanah Flores melalui pementasan teater “Nyanyian Angsa” karya WS Rendra. Bengkel Seni Milenial (BSM) kini tengah mempersiapkan generasi barunya untuk menghidupkan kembali kisah klasik yang ditulis pada akhir tahun 60-an tersebut, sebagai upaya melawan ketidakadilan sosial yang masih relevan hingga saat ini. Pementasan […]

  • Stikes Maranatha Kupang kerja sama dengan ISC Timur Leste

    Implementasi Kerja Sama Internasional ISC Timor Leste dan STIKes Maranatha Kupang Resmi Ditutup: Pembuka Jalan Pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Kerja sama internasional antara Instituto Superior Cristal (ISC) Timor Leste dan STIKes Maranatha Kupang telah mencapai puncaknya dengan sukses. Serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat (Pengmas) yang berlangsung sejak Kamis (13/03/2025) resmi ditutup dalam sebuah seremoni di aula kampus STIKes Maranatha Kupang pada Sabtu (23/03/2025). Acara ini menjadi penanda berakhirnya program awal yang diharapkan membuka jalan bagi […]

  • Lamafa, Fince Bataona, Lamalera, Budaya Flores Timur, Musim Lefa, Ayu Lelang Ayaq, Lewo Tanah, Literasi NTT

    Menyelami Kesakralan “Lamafa ” , Simbol Keteguhan Budaya dalam Novel Fince Bataona

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Ayu Lelang Ayaq : Pegiat literasi dan penulis muda berbakat dari Flores Timur.
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Larantuka – Literasi bukan sekadar deretan kata, melainkan cermin kebudayaan yang hidup. Novel “Lamafa” karya Fince Bataona hadir sebagai upaya monumental dalam menjaga tradisi masyarakat Lamalera di tengah gempuran modernitas. Melalui tinjauan mendalam Ayu Lelang Ayaq, Ketua Club Baca Sura Dewa, novel ini mengungkap sisi sakral dari perburuan paus yang selama ini hanya dipandang sebagai […]

expand_less