Breaking News
light_mode
Trending Tags

TBM Palo Porong Gelar Latihan Menganyam

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
  • visibility 125
  • print Cetak

TBM Palo Porong – ‘Dese’ atau ‘sokal’ (dalam bahasa Lamaholot) merupakan salah satu kerajinan anyaman berbahan dasar daun lontar yang merupakan salah satu kerajinan tangan dari kabupaten Flores Timur yang mana kerajinan ini difungsikan sebagai wadah penyimpanan garam hasil olahan warga untuk dijual kepada publik dengan takaran harga sesuai per-ukurannya masing-masing dan juga digunakan dalam keperluan hajatan adat.

Salah satu desa yang yang mana warganya memiliki mata pencarian petani garam yang masih menggiati kerajinan tangan ini adalah warga Desa Kolaka (Dusun Kolidatang) Kecamatan Tanjung Bunga.

Selain digunakan sebagai tempat penyimpan garam atau bumbu dapur, desa atau sokal juga dewasa ini kerap kali dirancang secara lebih kreatif juga sebagai wadah menyimpan sajian makanan, bahkan bahkan sebagai pelengkap keindahan ruangan yang mana biasanya dipakai untuk vas bunga, serta masih banyak beragam fungsi lainnya. Dengan kata lain, kerajinan tangan tersebut jika dikembangkan secara lebih kreatif maka akan berguna dalam meningkatkan pendapatan finansial ekonomi warga, yang mana kerajinan tangan seperti ini sangat digandrungi oleh publik.

Dalam giat Literasi komunitas TBM Palo Porong Kolidatang pada hari ini (kamis/29 Februari 2024) melalui program Bincang-Bincang Inspirasi ‘BBI’ Seri-6, saya (Thomas Are, S.Pd) sebagai founder sekaligus fasilitator komunitas mencoba untuk memfasilitasi para peserta untuk mengetahui secara lebih mendalam tentang hal ini sekaligus belajar untuk menganyamnya melalui narasumber utama yang adalah dari warga setempat yang memiliki pekerjaan sebagai petani garam dan mahir dalam anyaman ini yang dihadirkan secara langsung untuk berbagi kepada anggota komunitas. Beliau adalah Bapak Nikolaus Watan Tenawahang, warga Desa Kolaka-Dusun Kolidatang.

Hemat saya, kegiatan yang dirancang dan terselenggara pada hari ini mengandung beberapa bidik tujuan utama yakni; melalui kegiatan ini anak-anak dilatih untuk terampil secara khusus dalam menganyam ‘sokal’ garam agar nantinya mereka dapat terlibat secara aktif dengan keterampilan yang dimiliki untuk membantu kedua orang tua mereka, karena rata-rata dari setiap peserta memiliki orang tua yang bekerja sebagai petani garam.

Selain itu juga, tujuan lainnya yakni membuka wawasan serta menstimulus peserta agar memiliki kreatifitas dalam mengolah bahan baku lokal melalui sumber daya alam yang tersedia untuk menciptakan hasil kerajinan tangan yang bermutu guna menunjang kehidupan mereka. Guna menjawab tujuan tersebut, setelah memahami tentang teknik menganyam ‘sokal’ garam melalui praktik langsung pada hari ini sebagai keterampilan dasar menganyam kerajinan tangan berbahan lokal daun lontar, setiap peserta juga diberikan tugas rumah untuk menciptakan kerajinan tangan lainnya dengan berbahan dasar daun lontar (kerajinan tangan itu misalnya; tempat bolpoin, wadah untuk menyimpan peralatan rumah tangga, wajan, vas bunga, dan lain-lain), yang mana hasil pekerjaan tersebut akan dikumpulkan dalam pertemuan pekan berikutnya.

Kegiatan literasi berbasis keterampilan yang dilaksanakan pada hari ini di komunitas TBM kami juga sebenarnya merupakan sebuah motivasi secara langsung kepada warga setempat melalui anak-anak peserta komunitas agar tidak terlalu bergantung pada barang-barang produksi pabrik berbahan plastik, aluminium, melamine, dan sebagainya dan kembali menggunakan dese atau sokal dalam kehidupan sehari-hari sehingga lambat laun akan mendatangkan nilai tambah dari segi ekonomi bg para penganyam.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapak Baca TBM Lautan Ilmu Hadir di Panggung Taman Kota Larantuka

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Larantuka – Suasana Panggung Taman Kota Larantuka pada Kamis, 4 September 2025, terasa berbeda dari biasanya. Bukan hanya sekadar tempat bersantai, panggung ini dipenuhi semangat anak-anak muda Bengkel Seni Milenial (BSM) SMK Sura Dewa Larantuka yang tengah berlatih teater menjelang Festival Teater Pelajar Flores Timur 2025. Di tengah latihan tersebut, pelatih mereka, Zaeni Boli, yang […]

  • Menghidupkan Maria Zaitun, BSM Pentaskan Nyanyian Angsa di Flores Timur

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 114
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Tokoh ikonik Maria Zaitun akan kembali menyuarakan jeritan kemanusiaan di tanah Flores melalui pementasan teater “Nyanyian Angsa” karya WS Rendra. Bengkel Seni Milenial (BSM) kini tengah mempersiapkan generasi barunya untuk menghidupkan kembali kisah klasik yang ditulis pada akhir tahun 60-an tersebut, sebagai upaya melawan ketidakadilan sosial yang masih relevan hingga saat ini. Pementasan […]

  • Geliat Kreativitas Bengkel Seni Milenial di Flores Timur Usai Libur Panjang Hari Raya

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 86
    • 0Komentar

    FLORES TIMUR – Energi kreatif anak muda di Nusa Tenggara Timur kembali berdenyut kencang. Bengkel Seni Milenial (BSM), wadah kreativitas yang dikenal sebagai ekstrakurikuler paling aktif di SMK Sura Dewa, secara resmi memulai kembali rangkaian aktivitasnya pada Selasa, 7 April 2026. Bertempat di TBM Lautan Ilmu, Flores Timur, pertemuan ini menjadi penanda berakhirnya masa libur […]

  • Peran Komunitas Lokal Dalam Menumbuhkan Sikap Menjaga Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Komunitas lokal memainkan peran yang sangat penting dalam menumbuhkan sikap menjaga kebersihan lingkungan. Berikut adalah beberapa peran utama komunitas lokal dalam hal ini: Melalui peran ini, komunitas lokal dapat mempengaruhi sikap dan perilaku anggotanya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Mereka menciptakan lingkungan yang mendukung, mempromosikan kesadaran, dan mendorong tindakan nyata untuk menjaga kebersihan lingkungan secara kolektif.

  • Jejak Tour Literasi TBM Palo Porong Kolidatang Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Komunitas literasi TBM Palo Porong kembali menunjukkan komitmennya dalam membumikan budaya baca dan cinta lingkungan melalui kegiatan bertajuk Tour Literasi, yang dilaksanakan pada Senin, 7 Juli 2025. Kegiatan ini menyasar tiga lokasi berbeda, yakni Perpustakaan Daerah Kabupaten Flores Timur, Kapela Mgr. Gabriel Manek, SVD, dan Pantai Asam Satu-Weri, dengan melibatkan dua puluh peserta. Tour Literasi […]

  • Perbedaan Perpustakaan Keliling, Perpustakaan Konvensional, Dan Perpustakaan Digital

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Perpustakaan Keliling: Perpustakaan Keliling adalah sebuah perpustakaan yang bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk memberikan layanan perpustakaan kepada masyarakat. Biasanya, perpustakaan keliling menggunakan kendaraan seperti bus atau truk yang telah diubah fungsinya menjadi perpustakaan mini yang dilengkapi dengan koleksi buku. Tujuan utama perpustakaan keliling adalah untuk mencapai masyarakat yang sulit mengakses […]

expand_less
Exit mobile version