Sekolah Darurat Pengungsian Erupsi Gunung Lewotobi Membutuhkan Banyak Relawan Trauma Healing
- account_circle yansurachman
- calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
- visibility 148
- print Cetak

Dampak erupsi Gunung Lewotobi Flores Timur merupakan masalah perhatian bersama untuk bisa diuraikan satu persatu. “Sebagai Guru dan Pendidik juga penggiat literasi saya turut gelisah melihat kondisi dan keadaan yang ada di Sekolah Darurat Pengungsian Eputobi”, kata Zaeni Boli.
“Pada 16 November 2024, saya turut serta turun untuk melihat langsung kondisi dan ambil prihatin atas kondisi yang ada di tempat pengungsian khususnya pada permasalahan anak anak yang ada disana”, lanjutnya.
Sejatinya anak-anak yang berada di Lokasi Pengungsian Eputobi memiliki semangat untuk belajar di tengah situasi dan kondisi yang tidak menguntungkan. Mereka tetap antusias untuk mau belajar di bawah bimbingan para relawan yang berada di sana. Namun diakui juga oleh salah satu relawan khususnya untuk pendampingan anak usia sekolah dasar masih sangat kekurangan untuk relawannya.
Terkait dengan itu, dibutuhkan kehadiran relawan untuk bisa mendampingi anak anak belajar di tengah keterbatasan ini. Hal ini juga bisa bermanfaat untuk sedikitnya mengatasi trauma pada juga soal rindu rumah dan yang tak kalah penting adalah masa depan mereka.
( Reportase Khusus Zaeni Boli )
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

