Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pentingnya Peserta Didik Mengenal Konsep Seni

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
  • visibility 163
  • print Cetak

Konsep seni adalah dasar pengetahuan  untuk memahami  lebih jauh arti sebuah kesenian , hal ini mungkin  jarang di pelajari atau luput dipelajari. Oleh karena itu kesempatan  baik ini saya manfaatkan  untuk bisa menshare kembali pada peserta  didik pengertian konsep seni mulai dari arti katanya . Seni diambil dari bahasa Sanskerta  yakni cilpa yang berarti  berwarna  atau memiliki  warna .

Kesenian  adalah sesuatu  yang  indah dan berwarna  memberi makna bagi kehidupan  . Memiliki daya kritis  untuk bisa menyuarakan  ketidakadilan.  Dalam bukunya Matius Ali yang berjudul Filsafat  keindahan  kesenian dibagi menjadi 3 kategori  yakni , Teori  Mimesis  , Teori Ekspresi  seni  modern  dan Teori cita rasa . Mimesis  sendiri  adalah memiliki  arti tiruan hal ini di sampaikan oleh para filsuf Yunani  seperti  Plato dan Aristoteles . Seni tiruan dari objek  atau benda yang ada di alam atau yang  sudah ada sebelumnya.

Bertempat  di kelas 12 RPL B peserta didik begitu antusias  dan bersemangat  mendengarkan penjelasan  ringkas ini . Di sela sela pembelajaran  kami melakukan  ice breaker dengan mendengar  lagu dari Queen yang terkenal yaitu lagu berjudul Bohemian Rhapsody . Tak terasa waktu berlalu dengan  cepat di akhir pembelajaran  kami melakukan  foto bersama  sebagai bentuk kebersamaan  dan keakraban. Langit cerah di SMK Sura Dewa pagi ini tgl 16 Februari 2024.

Penulis: Zaeni Boli – Guru SMK Suradewa Larantuka

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMPN 1 Lewolema Gelar Workshop Penguatan Numerasi, Dorong Kolaborasi Antar Mata Pelajaran

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Flores Timur — SMPN 1 Lewolema kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggelar Workshop Penguatan Numerasi yang berlangsung di ruang kelas IX-A. Kegiatan ini diikuti oleh 18 guru dan tenaga kependidikan, menghadirkan empat narasumber yang membahas numerasi dari berbagai perspektif mata pelajaran. Siprianus Reo Koten, S.Pd membuka sesi dengan memaparkan hasil kajiannya tentang […]

  • Memupuk Karakter Lewat Sastra, Bengkel Seni Milenial Gelar Gladi Ngopi Puisi #15

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 42
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Bengkel Seni Milenial (BSM) kembali menunjukkan geliat kreatifnya dalam menjaga api sastra di Flores Timur. Bertempat di Taman Literasi Sura Dewa pada Sabtu, 25 April 2026, para anggota BSM melaksanakan gladi bersih guna mempersiapkan perhelatan akbar Ngopi Puisi #15 serta proyek pembuatan film pendek. Langkah ini diambil menyusul kesuksesan pementasan lakon “Nyanyian Angsa” […]

  • Dosen Unimor Berikan Pelatihan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Paving Block di Perumahan Biinmaffo

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Pada 7 September 2024, dosen Universitas Timor ( Unimor ) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi paving block di Perumahan Biinmaffo, Kelurahan Tubuhue, Kabupaten Timor Tengah Utara. Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Didi Prasetyo Benu bersama I Gede Arya Wiguna, S.Si., M.Si., dan melibatkan warga perumahan serta Kelompok Tani […]

  • Tim Futsal Putra Universitas Timor ( Unimor ) Juara 3 Manajemen Cup VI

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Tim futsal Universitas Timor ( Unimor ) berhasil meraih juara tiga pada turnamen Manajemen Cup VI setelah mengalahkan Tim Fispol dengan skor 3 – 2 pada partai perebutan peringkat tiga di lapangan FKIP Undana Kupang, Minggu 14 November 2024. Unimor sempat unggul 3 – 0 pada menit-menit awal pertandingan berkat gol yang dicetak oleh pemain […]

  • SMK Suradewa Larantuka Gunakan Exambro Untuk Penilaian Akhir Semester

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 185
    • 0Komentar

    SMK Suradewa Larantuka – Seperti biasa setelah pengarahan pagi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Karolus Waton anak anak dikembalikan ke kelas masing masing dan para pengawas ujian dibagi ke beberapa kelas berbeda . Pada ujian hari ketiga Rabu 4 Desember 2024 di SMK Suradewa ini, saya mendapat kesempatan untuk mengawas ujian di kelas 10 […]

  • Serina Belia Sabu , Ajak Ubah Wajah Larantuka Melalui Pengelolaan Sampah Kreatif

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Serina Belia Sabu : Penulis Muda Flores Timur, Pelajar SMK Sura Dewa Larantuka
    • visibility 226
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Masalah sampah di pesisir pantai dan pasar Kota Larantuka memantik perhatian serius dari Serina Belia Sabu, seorang pelajar dari SMK Suradewa Larantuka. Melalui pemikirannya, ia menegaskan bahwa tumpukan sisa konsumsi yang selama ini dianggap mengganggu pemandangan sebenarnya memiliki nilai guna jika dikelola dengan bijak. Menurut Serina, persoalan utama di Larantuka bukan sekadar jumlah […]

expand_less
Exit mobile version