Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebudayaan » Satu Anak Dapat Satu Buku Gratis , Ketua Komunitas Jejak Zaman : Saya Melihat Banyak Senyum Bahagia

Satu Anak Dapat Satu Buku Gratis , Ketua Komunitas Jejak Zaman : Saya Melihat Banyak Senyum Bahagia

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Pembagian buku donasi oleh Komunitas Jejak Zaman terus dilakukan di area sekitar Welo , Flores Timur. Gabriela salah satu penerima buku bacaan gratis menyampaikan terima kasih kepada donatur, FTBM Flores Timur yang menyalurkan buku gratis mereka melalui Komunitas Jejak Zaman. Gabriela sempat bingung untuk memilih buku yang sesuai dengan minatnya, namun dia harus memilih satu dari yang tersedia (Jumat, 8 Maret 2024).

“Saya melihat banyak senyum bahagia hari ini, itu karena mereka telah mendapatkan buku”, kata Yan (Ketua Komunitas Jejak Zaman). Menurut hasil diskusi komunitasnya, Yan menyampaikan setidaknya ada 7 dampak yang perlu diperhatikan. Pembagian buku bacaan secara gratis bagi anak memiliki dampak positif yang signifikan, antara lain:

1. Meningkatkan Minat Membaca: Akses gratis terhadap buku membantu meningkatkan minat anak-anak untuk membaca. Dengan memiliki akses yang mudah, anak-anak cenderung lebih sering membaca dan mengembangkan kebiasaan membaca yang positif sejak dini.

2. Meningkatkan Pengetahuan: Buku-buku bacaan dapat memberikan pengetahuan yang beragam kepada anak-anak. Mereka dapat memperluas wawasan mereka tentang dunia, budaya, sejarah, dan berbagai topik lainnya melalui membaca.

3. Meningkatkan Keterampilan Bahasa dan Literasi: Pembacaan membantu meningkatkan keterampilan bahasa dan literasi anak-anak. Dengan membaca buku, anak-anak akan terbiasa dengan kosakata baru, struktur kalimat, dan cara-cara menyampaikan pikiran yang benar. Hal ini dapat berkontribusi pada kemampuan komunikasi mereka.

4. Meningkatkan Imajinasi dan Kreativitas: Buku-buku membantu merangsang imajinasi dan kreativitas anak-anak. Dengan membaca cerita-cerita yang beragam, anak-anak dapat membayangkan berbagai situasi dan memperluas cakrawala pikiran mereka.

5. Mengurangi Ketimpangan Akses Pendidikan: Pembagian buku gratis membantu mengurangi ketimpangan akses pendidikan antara anak-anak dari latar belakang ekonomi yang berbeda. Anak-anak dari keluarga kurang mampu juga memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses sumber daya literasi yang penting bagi perkembangan mereka.

6. Membangun Hubungan Keluarga: Membaca bersama anak-anak juga dapat menjadi kegiatan yang mempererat hubungan antara orang tua dan anak. Membaca bersama bisa menjadi waktu berkualitas di mana orang tua dapat berinteraksi dan berdiskusi dengan anak-anak tentang isi buku.

7. Menginspirasi Impian dan Ambisi: Buku-buku bisa menjadi sumber inspirasi bagi anak-anak. Cerita-cerita tentang tokoh-tokoh hebat atau pencapaian yang luar biasa dapat menginspirasi anak-anak untuk mengejar impian mereka sendiri dan mendorong mereka untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Namun demikian, beberapa anak nampak masih belum merasa puas dengan kegiatan pembagian buku gratis ini. Menurut mereka buku yang dibagikan belum sesuai dengan minat mereka dan akhirnya mereka ragu untuk mengambilnya.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Math Captcha
68 + = 74


Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Eyang Rudolf Puspa Dan Teater Keliling

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Siapa sosok eyang Rudolf Puspa yang sering muncul saat Teater Keliling naik pentas ? Beliau Anak sulung dari suami istri yang berprofesi sebagai guru SMP ini lahir di Solo 29 Juni 1947. Masa Kecil Eyang Rudolf Puspa Rekaman masa bayi yang didengar dari ayahnya serta masa kecil yang masih diingat sangat mempengaruhi kepribadiannya, yakni : […]

  • Bengkel Seni Milenial Mulai Reading untuk Festival Teater Pelajar Flores Timur 2025

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Larantuka – Bengkel Seni Milenial (BSM) memulai tahap awal persiapan pementasan untuk Festival Teater Pelajar Flores Timur 2025 dengan kegiatan reading atau membaca teks naskah. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 2 Agustus 2025, di SMK Sura Dewa, bertepatan dengan jam ekstrakurikuler teater. Reading menjadi langkah penting bagi para calon pemain untuk memahami pesan yang ingin […]

  • Peran Media Massa Online Dalam Pembangunan Suatu Wilayah

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Media massa online memainkan peran penting dalam pembangunan di berbagai bidang. Berikut adalah beberapa peran utama media massa online dalam pembangunan: Namun, penting untuk diingat bahwa media massa online juga memiliki tantangan, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks) dan kurangnya akses yang merata terutama di daerah terpencil. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk mempromosikan literasi […]

  • Cara Mendirikan Komunitas Kebudayaan

    • calendar_month Sab, 27 Mei 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Mendirikan komunitas kebudayaan dapat menjadi langkah yang sangat berarti untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya lokal. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti untuk mendirikan komunitas kebudayaan: Mendirikan komunitas kebudayaan adalah upaya yang memerlukan dedikasi, kerjasama, dan komitmen dari anggota. Dengan langkah-langkah di atas, Anda dapat memulai dan mengembangkan komunitas yang berdampak positif dalam […]

  • BEM PTMAI Aceh Barat Daya Ungkap Kekecewaan Atas Pemadaman Listrik PLN

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Aceh Barat Daya – Pemadaman listrik yang terjadi hampir di seluruh wilayah Aceh sejak Senin sore (29/9/2025) hingga Selasa (30/9/2025) menuai kekecewaan mendalam dari BEM PTMAI Aceh Barat Daya. Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah Indonesia (PTMAI) wilayah tersebut menilai pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) kurang transparan dan merugikan masyarakat luas. Koordinator BEM PTMAI […]

  • IKIP PGRI Bojonegoro Menggelar Kegiatan Darul Arqom Dasar (DAD) Bertema Digitalisasi

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Bojonegoro — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) IKIP PGRI Bojonegoro menggelar kegiatan Darul Arqom Dasar (DAD) dengan tema “ membentuk kader progresif yang berjiwa Islami dan berpikir kritis di era digital” bertempat di Kampus 2 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Dander, pada Jumat–Minggu, 8–10 Agustus 2025. Acara resmi dibuka pada Jumat (8/8) pukul 13.30 […]

expand_less
Exit mobile version