Giat Literasi Daru Quthny Dorong Anak Cinta Membaca Lewat Les Baca ACIL
- account_circle yansurachman
- calendar_month Jum, 3 Okt 2025
- visibility 28
- comment 0 komentar

Komitmen untuk menumbuhkan minat baca anak sejak dini terus digelorakan lewat Giat Literasi Daru Quthny Blangpidie . Salah satu inisiatifnya diwujudkan melalui Les Baca ACIL (Anak Cinta Literasi) yang digagas oleh Bunda Kasih, seorang guru dan trainer yang telah berkiprah lebih dari 20 tahun di dunia pendidikan anak.
Sebagai owner Daru Quthny yang saat ini sudah memiliki lisensi untuk membuka Les baca ACIL, Bunda Kasih memiliki misi besar untuk mewujudkan generasi Indonesia yang cinta membaca, belajar dengan bahagia, serta tumbuh dengan percaya diri.
“Membaca bukan sekadar kemampuan, melainkan bekal hidup yang membentuk karakter, logika, dan imajinasi anak.” ungkap Bunda Kasih dalam unggahan media sosialnya.
Melalui program Les Baca ACIL , anak usia 4–8 tahun diajak mengenal dunia literasi dengan cara yang asyik, menyenangkan, dan efektif . Metode pembelajaran yang dikembangkan berfokus pada pengalaman belajar yang membuat anak merasa gembira sekaligus termotivasi untuk terus membaca.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menanamkan budaya literasi sejak dini. Dengan dukungan orang tua dan lingkungan, Giat Literasi Daru Quthny Blangpidie optimis mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.
Bunda Kasih pun mengajak masyarakat luas, khususnya para orang tua, untuk mendukung gerakan ini. “Yuk bergabung bersama kami, mari tumbuhkan cinta literasi sejak usia dini”, ajaknya penuh semangat.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.


Saat ini belum ada komentar