Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tekankan Pentingnya Ikatan Ukhuwah dalam Membangun Solidaritas Kader
- account_circle yansurachman
- calendar_month Rab, 5 Nov 2025
- visibility 45
- comment 0 komentar

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kembali menegaskan pentingnya penguatan ikatan ukhuwah dalam rangka membangun solidaritas dan kekuatan organisasi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Korps Instruktur Dasar IMM Abdya, Maulia Rahman, S.Pd, dalam sebuah tulisan berjudul “Ikatan Ukhuwah, Membangun Solidaritas dan Kekuatan”.
Menurut Maulia Rahman, ikatan ukhuwah bukan sekadar hubungan antar individu, tetapi merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi. Ia menilai bahwa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kebersamaan dan memperkuat potensi kader.
“Dengan membangun ikatan ukhuwah yang kuat, IMM dapat menjadi wadah yang efektif untuk mengembangkan potensi anggotanya dan mencapai tujuan organisasi,” tulis Maulia.
Lebih jauh, Maulia menjelaskan bahwa solidaritas dan kekuatan adalah dua aspek saling terkait dalam membangun jaringan kebersamaan di lingkungan organisasi. Solidaritas dianggap sebagai energi kolektif yang mampu menyatukan kader IMM dalam bekerja dan berkontribusi.
Ia menegaskan bahwa kekuatan organisasi bukan hanya ditentukan oleh jumlah kader, tetapi oleh seberapa erat hubungan yang terjalin antar anggota.
“Kekuatan yang dibangun melalui ikatan ukhuwah dapat membantu IMM menghadapi tantangan dan kesulitan,” tambahnya.
Selain solidaritas, komunikasi juga menjadi faktor penting dalam memperkuat ikatan keorganisasian. Kader IMM diharapkan dapat membangun komunikasi yang terbuka, jujur, dan aktif sehingga kepercayaan antar anggota dapat tumbuh dengan baik.
“Kader IMM harus dapat saling mendengarkan dan memahami agar tercipta rasa percaya serta sikap saling mendukung,” jelas Maulia.
Dengan komunikasi yang efektif, berbagai kegiatan organisasi dapat berjalan lebih optimal. Hal ini juga berdampak langsung pada meningkatnya partisipasi kader dalam setiap program kerja IMM.
Ikatan ukhuwah yang kuat disebutkan akan membantu Kader IMM untuk mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, serta meningkatkan kualitas hidup melalui penguatan spiritual, intelektual, dan sosial.
Maulia berharap IMM dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas tentang pentingnya persatuan serta kerja kolektif dalam mencapai tujuan bersama.
Sebagai organisasi kader, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah terus berupaya memperkuat identitas dan karakter kader melalui pelatihan, kegiatan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Penguatan ukhuwah diyakini menjadi pondasi utama agar proses pengkaderan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Penulis yansurachman
Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Saat ini belum ada komentar