Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hukum Harus Tegas , Kekerasan Tidak Bisa Ditoleransi

Hukum Harus Tegas , Kekerasan Tidak Bisa Ditoleransi

  • account_circle Maulia Rahman: Organisatoris , Ketua Korps Instruktur IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
  • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Kekerasan adalah masalah yang telah lama menghantui masyarakat kita. Salah satu contoh nyata dari kekerasan ini adalah kasus penganiayaan yang banyak terjadi belakangan ini . Kasus ini telah membuat masyarakat kita bergelut dengan rasa tidak aman dan tidak percaya diri.

Hukum harus tegas dalam menangani kasus seperti ini. Pelaku harus diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Tidak ada ruang untuk toleransi terhadap kekerasan. Kita harus bersuara keras untuk menghukum pelaku dan memberikan perlindungan kepada korban. Korban kekerasan harus diberikan dukungan dan perlindungan yang mereka butuhkan untuk memulihkan diri.

Hukum harus ditegakkan dengan adil dan tanpa pandang bulu. Tidak ada yang dapat dibeli dengan uang atau kekuasaan. Keadilan harus ditegakkan untuk semua.

Kasus penganiayaan ini juga menunjukkan bahwa kita masih memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan dalam hal pendidikan dan kesadaran masyarakat. Kita harus mengajarkan anak-anak kita tentang nilai-nilai kemanusiaan dan menghormati hak-hak orang lain.

Kita juga harus memberikan dukungan kepada organisasi-organisasi yang bekerja untuk mencegah kekerasan dan membantu korban kekerasan. Bersama-sama, kita dapat membuat perbedaan.

Hukum harus menjadi alat untuk melindungi masyarakat, bukan untuk menindas. Kita harus memastikan bahwa hukum ditegakkan dengan adil dan efektif. Pelaku kekerasan harus diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Ini bukan hanya tentang memberikan hukuman, tapi juga tentang memberikan keadilan bagi korban.

Kita harus bersuara keras untuk menghukum pelaku dan memberikan perlindungan kepada korban. Kita tidak dapat diam saja ketika kekerasan terjadi di sekitar kita. Hukum harus tegas dalam menangani kasus kekerasan. Kita tidak dapat membiarkan kekerasan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita.

  • Penulis: Maulia Rahman: Organisatoris , Ketua Korps Instruktur IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
  • Editor: Yan Surachman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Math Captcha
+ 86 = 87


Rekomendasi Untuk Anda

  • SMK Sura Dewa Beri Apresiasi Pada Guru Berprestasi FLS3N 2025

    SMK Sura Dewa Lestarikan Budaya Apresiasi untuk Tingkatkan Semangat Juang Siswa dan Guru

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sebagai salah satu sekolah unggulan di Flores Timur, SMK Sura Dewa terus menumbuhkan dan melestarikan budaya positif yang menjadi ciri khasnya. Salah satu budaya yang menjadi identitas sekolah ini adalah pemberian apresiasi kepada seluruh warga sekolah yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi, baik dalam skala lokal maupun regional. Nama SMK Sura Dewa sendiri memiliki makna […]

  • sdk la mennais larantuka pertunjukan di omk

    SDK Le Mennais Perkuat Energi Positif Kreatifitas Anak

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Saat kami datang, ruang pertunjukkan pentas SDK Le Mennais, sudah hampir terisi penuh. Kami berpapasan dengan Beatrik Pole Aran seorang penulis wanita yang sedang naik daun dan kini menjadi pengurus PGRI Flores Timur. Saya datang ditemani keluarga dan beberapa anak BSM saya sengaja mengajak anak BSM untuk bisa menyaksikan pentas Seni yang diadakan oleh SDK […]

  • smk suradewa bikin video pendek dengan syaiful bethan

    Peserta Didik SMK Suradewa Larantuka Buat Video Pendek Terbaik

    • calendar_month Kam, 23 Mei 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Lewat kesuksesan film pendek produksi SMK Suradewa berjudul “Tanda Love Bikin Baper”. Kini SMK Suradewa kembali mengajak guru tamu Syaiful Bethan seorang Videographer Profesional untuk berbagi pengalaman dan ilmu untuk bisa dibagikan pada anak anak SMK Suradewa, khususnya pada kelas 10 Keperawatan A. Peserta didik dari kelas ini sangat antusias untuk bisa belajar dan melibatkan […]

  • Pentas Ibu tanah Nara Teater Desa nayubaya 2025

    Desa Nayubaya Jadi Pilihan Pertama Pentas Tur “Ibu Tanah” Nara Teater

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Nara Teater memilih Desa Nayubaya Kecamatan Wotan Ulumado sebagai titik pertama pentas tur Nara Teater dalam karya barunya “Ibu Tanah”. Pentas kali ini merupakan hasil dari sejumlah pembacaan Nara Teater terhadap jejak-jejak kolonial yang mengadu-domba masyarakat. Masyarakat harus dibikin terbelah. Perbedaan ditajam-tajamkan supaya tercipta konflik dan melemahkan perlawanan masyarakat terhadap penindasan dan dominasi kolonial. Karya […]

  • Guru SMK Suradewa Larantuka Kebanjiran feedback

    Kurikulum Merdeka Bikin Guru SMK Suradewa Kebanjiran Feedback

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Era Merdeka Belajar adalah era keberpihakan pendidikan pada minat dan bakat siswa, setidaknya itulah yang dirasakan oleh guru-guru di SMK Suradewa Larantuka . Tidak boleh lagi ada pemaksaan kehendak terhadap siswa, pendidik dituntut harus kreatif untuk mencari mengetahui minat siswa dalam belajar. Jika mengungkapkan pendapat masih menjadi kendala, maka mungkin lewat pertanyaan tertulis sederhana mereka […]

  • ZamanNews.id, Penutupan PawitraNews, Komunitas Jejak Zaman, Gemini 3.0 Google, Yan Surachman, Jurnalisme AI, Media Komunitas, Berita Larantuka Terkini

    Fokus Integrasi AI Gemini 3.0, Media Jejak Zaman Tutup PawitraNews dan Perkuat ZamanNews.id

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Larantuka – Pengelola Media Komunitas Jejak Zaman mengambil langkah strategis dalam restrukturisasi manajemen media mereka. Pada Senin sore (8/12/2025), pihak manajemen secara resmi mengumumkan penutupan operasional laman PawitraNews.com. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan evaluasi internal, penutupan PawitraNews dilakukan karena keterbatasan sumber daya manusia dan teknis yang tidak memadai untuk pengelolaan yang berkelanjutan (sustainable). […]

expand_less