Breaking News
light_mode
Trending Tags

IKA STKIP Muhammadiyah Abdya Perkuat Nilai Keagamaan di Kalangan Muda Bersama Tgk Habibi

  • account_circle Maulia Rahman: Organisatoris IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

Aceh Barat Daya – Tgk Habibi Juara AKSI 2026 hadir di Abdya bersama STKIP Muhammadiyah Abdya untuk memperkuat nilai religi generasi muda di Masjid Agung Baitul Ghafur.

Tgk Habibi Nawawi, Juara 1 AKSI Indosiar 2026, Akan hadir di Aceh Barat Daya (Abdya) pada Jumat 3 April 2026 . Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya menilai kehadirannya sebagai momentum memperkuat nilai keagamaan di kalangan muda Abdya.

Tgk Habibi mengisi tausiah di Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie, pada Jumat, 3 April 2026. Acara ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan memperkuat pembinaan spiritual masyarakat.

Maulia Rahman Ketua IKA STKIP Muhammadiyah Abdya Kehadiran Tgk Habibi di Abdya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Islam. berharap kehadirannya dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Aceh Barat Daya.

Tgk Habibi dikenal dengan gaya dakwah yang santun dan menyejukkan. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dan telah membuktikan kemampuan dakwahnya di AKSI Indosiar 2026.

Dengan kehadiran Tgk Habibi, IKA STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya berharap masyarakat Abdya khususnya di kalangan muda dapat semakin kuat dalam keagamaan dan persatuan, serta dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemajuan daerah.

  • Penulis: Maulia Rahman: Organisatoris IMM Aceh Barat Daya, penulis media nasional.
  • Editor: Manual Editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • TBM Lautan Ilmu, Penerbit Deepublish, Donasi Buku, Literasi Masyarakat, Taman Baca Masyarakat, ZamanNews.id, Kolaborasi Pendidikan, Koleksi Buku

    TBM Lautan Ilmu Terima Donasi Buku Deepublish Untuk Perkuat Literasi Flores Timur

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Larantuka – TBM Lautan Ilmu secara resmi menerima penyaluran donasi buku bermutu dari Penerbit Deepublish pada Selasa, 10 Maret 2026. Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan literasi serta memenuhi kebutuhan referensi bacaan berkualitas bagi masyarakat setempat. Zaeni Boli, pengurus TBM Lautan Ilmu, menyatakan bahwa kehadiran buku-buku baru ini sangat krusial dalam memicu minat […]

  • Film Pesta Babi, Dandhy Laksono, Larantuka, Nagi Runner, Papua, Moh Zaini Ratuloli, Keadilan Sosial, Dokumenter Kontroversial

    Refleksi Isu Ketidakadilan, Nonton Bareng Film Pesta Babi di Larantuka Berjalan Tanpa Ricuh

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 43
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Gelombang diskusi kritis mengenai isu hak asasi manusia kembali bergulir di Flores Timur. Pada Sabtu malam, 9 Mei 2026, komunitas anak muda Nagi Runner sukses menyelenggarakan kegiatan nonton bareng (Nobar) dan diskusi film dokumenter kontroversial berjudul Film Pesta Babi. Bertempat di salah satu kediaman warga, acara ini menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari […]

  • Lurah Weri dan TBM Lautan Ilmu

    Audiensi TBM Lautan Ilmu dengan Lurah Weri

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Pengelola TBM Lautan Ilmu, yang terletak di Kelurahan Weri, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, melakukan audiensi dengan Lurah Weri untuk memperkenalkan diri dan melaporkan keberadaan perpustakaan tersebut. Berdasarkan data yang ada di Perpustakaan Nasional RI, TBM Lautan Ilmu adalah salah satu perpustakaan yang ada di wilayah Kelurahan Weri. Audiensi tersebut dilakukan pada Senin pagi, saat […]

  • Ciri Media Massa Online Yang Baik Dan Tidak Baik

    Ciri Media Massa Online Yang Baik Dan Tidak Baik

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Media massa online memiliki peran yang signifikan dalam menyebarkan informasi, mempengaruhi opini publik, dan membangun komunitas secara luas. Namun, seperti halnya dengan bentuk media lainnya, ada ciri-ciri yang dapat digambarkan sebagai baik atau tidak baik terkait dengan media massa online. Berikut adalah ciri-ciri tersebut: Media Massa Online Yang Baik (Positif) Ciri-ciri Media Massa Online yang […]

  • Bengkel Seni Milenial, Nyanyian Angsa, W.S. Rendra, SMK Sura Dewa, Maria Zaitun, Teater Pelajar, SMPN Riangpuho, Budaya Flores Timur

    Bengkel Seni Milenial Hidupkan Kembali ‘Nyanyian Angsa’ W.S. Rendra

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 240
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Komunitas kreatif Bengkel Seni Milenial (BSM) dari SMK Sura Dewa tengah mempersiapkan sebuah pementasan teatrikal yang emosional. Mereka menghidupkan kembali naskah legendaris karya W.S. Rendra bertajuk “Nyanyian Angsa”, sebuah kisah tentang perjuangan Maria Zaitun mencari pertobatan di akhir hayatnya. Latihan intensif telah berlangsung pada 13 dan 14 Februari 2026 di lingkungan sekolah. Para […]

  • Maria Zaitun, Nyanyian Angsa, WS Rendra, Bengkel Seni Milenial, Teater Flores, Larantuka, Kemanusiaan, BSM 2026

    Menghidupkan Maria Zaitun, BSM Pentaskan Nyanyian Angsa di Flores Timur

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 205
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Tokoh ikonik Maria Zaitun akan kembali menyuarakan jeritan kemanusiaan di tanah Flores melalui pementasan teater “Nyanyian Angsa” karya WS Rendra. Bengkel Seni Milenial (BSM) kini tengah mempersiapkan generasi barunya untuk menghidupkan kembali kisah klasik yang ditulis pada akhir tahun 60-an tersebut, sebagai upaya melawan ketidakadilan sosial yang masih relevan hingga saat ini. Pementasan […]

expand_less