TBM Lautan Ilmu Jadi Lokasi Syuting Film Pendek BSM
- account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 24
- print Cetak

LARANTUKA – Transformasi taman baca menjadi pusat kreativitas multimedia semakin nyata di Nusa Tenggara Timur. Pada Rabu sore, 6 Mei 2026, TBM Lautan Ilmu resmi menjadi lokasi pengambilan gambar perdana untuk proyek Film Pendek garapan komunitas Bengkel Seni Milenial (BSM). Film bergenre remaja ini mengangkat dinamika persahabatan serta berbagai tantangan masa muda yang diproduksi langsung di ruang-ruang literasi lembaga tersebut.
Produksi ini mendapatkan sentuhan profesional melalui pendampingan teknis dari Syaiful Bethan, seorang videografer berpengalaman. Kehadiran mentor ahli menjadi motivasi besar bagi seluruh tim produksi, terutama bagi Nur Aqilah yang bertindak sebagai Produser. Ia menyatakan rasa syukur atas kesempatan belajar langsung dari praktisi profesional guna menghasilkan karya audio-visual yang berkualitas. Salah satu pemain, Lista Ikeng yang berasal dari Lembata, juga mengungkapkan antusiasme tinggi dalam mengeksplorasi bakat seni perannya di bawah arahan yang terukur.

Menariknya, saat proses syuting berlangsung, TBM Lautan Ilmu tetap menjalankan fungsinya sebagai wadah literasi yang inklusif dan dinamis. Di ruangan lain, para relawan tampak tekun berlatih membaca puisi guna mempersiapkan diri menghadapi Festival Anak yang akan diselenggarakan oleh TBM Solita. Aktivitas ganda ini mencerminkan fleksibilitas taman baca dalam mengakomodasi berbagai bakat pemuda di Flores Timur.
Melalui narasi yang dibagikan oleh Moh Zaini Ratuloli, inisiatif ini membuktikan bahwa literasi kini telah merambah ranah digital dan seni pertunjukan. Kolaborasi antara aspek videografi dan gerakan literasi di TBM Lautan Ilmu diharapkan mampu mencetak generasi kreatif yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mahir dalam memproduksi konten inspiratif bagi kemajuan budaya nasional.
- Penulis: Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
- Editor: Manual Editor


