Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Science Expo Pendidikan Biologi Unimor 2025 – Generasi Z Didorong Kuasai Sains dan Teknologi Lewat Literasi Digital dan Teknologi Imersif

Science Expo Pendidikan Biologi Unimor 2025 – Generasi Z Didorong Kuasai Sains dan Teknologi Lewat Literasi Digital dan Teknologi Imersif

  • account_circle Antonius Ruron
  • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

Kefamenanu, 22 September 2025 – Dua pendidik dari Nusa Tenggara Timur menekankan pentingnya penguasaan sains dan teknologi bagi Generasi Z dalam menghadapi era digital dan menyongsong Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Science Expo Prodi Pendidikan Biologi Universitas Timor, yang menghadirkan narasumber Paulus Adolf Gustaf Maf, S.Pd. dan Servasius Tahu, S.Pd., Gr.

Dalam pemaparannya, Paulus Adolf Gustaf Maf, Kepala SMP Kristen Petra Kefamenanu, menyoroti peluang sekaligus tantangan Generasi Z yang tumbuh sebagai digital native. Ia menjelaskan bahwa bonus demografi 2045 hanya akan menjadi berkah apabila generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.

“Gen Z harus menguasai literasi digital dan mengasah keterampilan Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaboration untuk bisa bersaing di era global,” tegas Paulus.

Sementara itu, Servasius Tahu, guru Matematika SMP Negeri Makenbala, Kabupaten Malaka, menekankan pemanfaatan teknologi imersif seperti Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran biologi. Menurutnya, teknologi ini mampu mentransformasi pengalaman belajar siswa dengan membuat konsep abstrak menjadi lebih konkret, menghadirkan praktikum virtual yang aman, dan meningkatkan motivasi belajar.

“VR dan AR tidak menggantikan peran guru, melainkan memperkaya metode pembelajaran untuk membuat siswa lebih aktif dan terlibat,” ungkap Servasius.

Keduanya sepakat bahwa penguasaan teknologi dan literasi digital yang baik akan menjadi kunci bagi generasi muda dalam menciptakan inovasi dan menghadapi tantangan global. Dengan cara itu, visi Indonesia Emas 2045 diyakini dapat diwujudkan melalui kontribusi generasi muda yang kreatif, kritis, dan melek teknologi.

Sience Expo Prodi Pendidikan Biologi akan berlangsung selama tiga hari, Senin sampai dengan Rabu, 22-24 September 2025. Kegiatan ini dibuka oleh Dekan FKIP, Blasius Atini, S.Pd., M.Sc., dihadiri oleh wakil dekan, koordinator prodi, para dosen dan ratusan mahasiswa/i.

Pada acara pembukaan, ketua panitia kegiatan Erlin Fatima Halek, S.Pd., M.Pd., dalam laporanya menyampaikan bahwa kegiatan Science Expo tahun 2025 mengusung tema “Inovasi Pembelajaran Sains di Era Digital Dalam Mewujudkan Generasi Cerdas”.

Kegiatan ini akan diselenggarakan selama tiga hari kedepan dengan berbagai agenda. Pada hari pertama Senin (22/9) mulai dibuka kegiatan Science Expo, dilanjutkan dengan pengisian materi oleh narasumber yang telah diundang. Narasumber yang diundang  adalah guru dan kepala sekolah berprestasi yang ada di kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Kabupaten Malaka.

Lebih lanjut Erlin menjelaskan pada hari ke dua akan ada perlombaan microteaching dan media pembelajaran. Peserta lomba merupakan mahasiswa mahasiswi dari perguruan tinggi yang ada di seputaran kabupaten TTU, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Malaka. Juri lomba pun berasal dari berbagai kampus.

“Kegiatan ini didukung oleh para dosen dari berbagai kampus, mulai dari dukungan kepada mahasiswa mereka berpartisipasi dalam lomba dan kesediaan menjadi juri,” jelasnya.

Hari ketiga akan ada pamer hasil karya mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi Unimor dan pengumuman  kejuaraan berbagai lomba yang diselenggarakan.

Dalam akhir laporanya, Erlin berharap peserta kegiatan dapat merasakan manfaat mengikuti kegiatan ini secara aktif.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi mahasiswa, meningkatkan kreativitas mahasiswa dan dapat mempersiapkan generasi muda untuk mengahadapi tantangan di masa depan,” pungkasnya.

  • Penulis: Antonius Ruron

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Math Captcha
− 8 = 2


Rekomendasi Untuk Anda

  • Roy Pakae Pemain Futsal Putra Universitas Timor Unimor

    Cetak Hattrick, Roy Pakae Bawa Tim Futsal Unimor Raih Trofi

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Tim futsal Universitas Timor (Unimor) sukses mengamankan posisi ketiga dalam ajang Manajemen Cup VI setelah menundukkan Tim Fispol dengan skor tipis 3-2 ( 3 gol Roy Pakae ). Laga yang berlangsung di lapangan FKIP Undana, Kupang, pada Minggu, 14 November 2024, ini menjadi panggung gemilang bagi Roy Pakae yang mencetak hattrick untuk timnya. Unimor langsung […]

  • 1 dim berapa cm

    1 Dim Berapa Cm? Panduan Lengkap Konversi Ukuran

    • calendar_month Sab, 30 Nov 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Ketika berurusan dengan berbagai sistem ukuran, terutama dalam dunia pipa dan peralatan teknik, Anda mungkin sering mendengar istilah “dim” atau “inch”. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, 1 dim berapa cm? Artikel ini akan menjelaskan secara mendalam mengenai konversi ukuran dari dim ke sentimeter, serta bagaimana sistem pengukuran ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Apa […]

  • tbm palo porong gelar latihan menganyam

    TBM Palo Porong Gelar Latihan Menganyam

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 14
    • 0Komentar

    TBM Palo Porong – ‘Dese’ atau ‘sokal’ (dalam bahasa Lamaholot) merupakan salah satu kerajinan anyaman berbahan dasar daun lontar yang merupakan salah satu kerajinan tangan dari kabupaten Flores Timur yang mana kerajinan ini difungsikan sebagai wadah penyimpanan garam hasil olahan warga untuk dijual kepada publik dengan takaran harga sesuai per-ukurannya masing-masing dan juga digunakan dalam […]

  • Faktor Yang Mempengaruhi Pelestarian Budaya

    Faktor Yang Mempengaruhi Pelestarian Budaya

    • calendar_month Sen, 29 Mei 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pelestarian budaya, antara lain: Untuk mengatasi faktor-faktor ini, diperlukan upaya yang komprehensif termasuk pendidikan, penghargaan terhadap warisan budaya, perlindungan hukum, pembangunan berkelanjutan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pelestarian budaya.

  • Barcelona kalahkan celta vigo 1-2

    Barcelona Menang Dramatis 1-2 Dari Tuan Rumah Celta Vigo

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Barcelona berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Celta Vigo di pertandingan La Liga yang berlangsung di Balaidos pada hari Minggu (18/2/2024). Kemenangan ini diraih berkat dua gol dari Robert Lewandowski, termasuk penalti di menit akhir pertandingan. Barcelona memulai pertandingan dengan baik dan langsung mengambil inisiatif serangan. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan Celta Vigo yang disiplin. […]

  • Ina Tokan Anita Mare SMK Sura Dewa Larantuka

    Ina Tokan Dan Anita Mare Antar SMK Sura Dewa Juara 2 Dalam FLS3N 2025 Flores Timur

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Komitmen SMK Sura Dewa dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan pembelajaran berbasis kearifan lokal kembali dibuktikan melalui inisiatif salah satu guru muda inspiratifnya, Magdalena Ina Tokan, yang akrab disapa Ibu Intok. Melalui pembelajaran Muatan Lokal (Mulok), Ibu Intok membawa inovasi dengan menghubungkan peserta didik SMK Sura Dewa ke dunia tradisi Tenun Ikat Flores Timur yang […]

expand_less