Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebudayaan » Mengenal Sepak Terjang Komunitas Jejak Zaman

Mengenal Sepak Terjang Komunitas Jejak Zaman

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Sel, 25 Feb 2025
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Tak semua orang mengetahui komunitas ini , berfokus di bidang pendidikan dan kebudayaan , Komunitas Jejak Zaman di tahun 2025 terus berkembang. Bersama Ketua Komunitas Yan Surachman, kini perkumpulan yang merupakan inisiatif beberapa guru ini , mengembangkan Motor Pustaka , Jejak Zaman Gallery , serta Jejak Zaman media Literasi.

Sebenarnya, Komunitas Jejak Zaman merupakan sebuah komunitas non-profit swadaya yang bertujuan menghasilkan karya dan produk sebagai “jejak” pendidikan/kebudayaan suatu tempat, melalui metode proyek-proyek kelompok yang ilmiah, santai, menyenangkan, sambil duduk minum kopi. Komunitas ini didirikan pada Rabu, 10 Mei 2023 di Larantuka, Flores Timur oleh Yan Surachman, Antonius Tuan Tana Ruron, Maria Renha Rosari Putri Dore, Foni Anmal Kurniyati, dan Fandi Setiyanto. Penasihat komunitas Maksimus Masan Kian dan Moh. Zaini Boli.

Tujuan Pendirian Komunitas Jejak Zaman Adalah :

  1. Menghasilkan karya ilmiah, buku, barang seni/ kerajinan atau semacamnya yang dapat menjadi “jejak” yang khas dari budaya di tempat dan waktu tertentu.
  2. Membuat aksi nyata sebagai wujud peran serta memajukan pendidikan dan kebudayaan.
  3. Tempat untuk melakukan sharing topik pendidikan dan kebudayaan dan belajar untuk melaksanakan proyek-proyek kolaborasi dengan target waktu tertentu.
  4. Tempat untuk menambah teman sekaligus bersilaturrahmi sesama peminat bidang pendidikan dan kebudayaan.

Prinsip Kegiatan Komunitas :
Kegiatan komunitas dilakukan dengan prinsip konsisten, kreatif, inovatif, bermanfaat, hemat, dan menyenangkan.

Logo Komunitas Dan Makna :

  • Bintang Lima Sudut, melambangkan kegiatan komunitas  berpedoman pada nilai-nilai Pancasila (dasar negara).
  • Gerabah, melambangkan perangkat keras hasil kebudayaan yang merupakan bidang diminati komunitas.
  • Gunung, melambangkan bentang alam yang unik membentuk karakter khas kebudayaan / pendidikan.
  • Candi, melambangkan komunitas turut menjaga dan melestarikan benda yang bernilai sejarah.
  • Nama komunitas, ditulis dengan aksara latin bergaya aksara jawa mengisyaratkan bahwa komunitas tidak melupakan literasi dan sejarah.

Filosofi Berdirinya Komunitas :

  • Pendidikan tak lepas dari kebudayaan pada praktik kehidupan nyata, sehingga diperlukan sudut pandang yang memadukan pendidikan dan kebudayaan secara baik.
  • Terinspirasi dari karya-karya arkeolog Hariani Santiko dan Agus Aris Munandar, bahwa sejak masa klasik (abad ke 6) ekosistem pendidikan nusantara sebenarnya sudah ditopang oleh lembaga pendidikan (kadewaguruan), komunitas, orang ahli, dan keluarga. Dalam hal ini, komunitas berperan penting untuk pendidikan masyarakat, khususnya yang tidak terjangkau lembaga pendidikan yang diselenggarakan pemerintah.
  • Masyarakat memerlukan wadah untuk belajar berkomunitas, berkarya, dan menuangkan ide-ide kreatif inovatif secara berkelanjutan serta berbiaya murah.

Harapan Dan Dampak Bagi Masyarakat :
1. Meningkatkan Literasi dan Minat Baca
Dengan adanya Motor Pustaka dan Jejak Zaman Media Literasi, masyarakat mendapatkan akses lebih mudah ke bahan bacaan berkualitas. Membantu meningkatkan kebiasaan membaca di kalangan anak-anak, remaja, dan masyarakat umum.
2. Pelestarian Budaya dan Sejarah Lokal
Melalui Jejak Zaman Gallery dan proyek-proyek komunitas, warisan budaya dan sejarah lokal terdokumentasi dengan baik. Masyarakat lebih sadar dan menghargai kekayaan budaya di sekitar mereka.
3. Pendidikan Alternatif dan Inklusif
Menyediakan ruang belajar yang fleksibel dan menyenangkan bagi mereka yang tidak terjangkau pendidikan formal.
Mendorong metode pembelajaran berbasis proyek yang melatih keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif.
4. Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi
Masyarakat didorong untuk menghasilkan karya ilmiah, seni, atau produk budaya yang memiliki nilai edukatif dan estetika. Membantu mengembangkan potensi individu dalam bidang seni, riset, dan pengarsipan sejarah.
5. Memperkuat Jaringan Sosial dan Kolaborasi
Menjadi tempat bagi orang-orang dengan minat yang sama untuk berkumpul, berdiskusi, dan bekerja sama dalam proyek yang bermakna. Mempererat hubungan antar anggota komunitas dan masyarakat luas melalui kegiatan yang melibatkan banyak pihak.
6. Meningkatkan Kesadaran terhadap Nilai-Nilai Pancasila
Dengan simbol bintang lima sudut dalam logonya, komunitas ini turut mengajarkan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menanamkan semangat kerja , inovatif , kreatif , gotong royong , kebhinekaan, cinta budaya dan nasionalisme melalui aksi nyata di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Tantangan Dan Dukungan :
Komunitas Jejak Zaman sebagai perkumpulan non-profit tak luput dari demotivasi anggota dan pengurus. Sedikitnya pembiayaan yang dimiliki membuat komunitas tak dapat leluasa untuk membuat program dengan jangkauan lebih besar dan lebih luas. Mayoritas program dapat berjalan karena swadaya pengurus, anggota dan pemerhati.
Namun demikian, denyut kegiatan komunitas masih tetap terjaga hingga saat ini karena konsistensi bergiat walaupun skala kecil. Upaya untuk membangun kolaborasi antar komunitas pun menjadi tonggak untuk tetap eksis berjuang memajukan bidang pendidikan dan kebudayaan.

Pengalaman Kolaborasi Komunitas:
Komunitas Jejak Zaman berpengalaman dalam berbagai kegiatan kolaborasi diantaranya FTBM Flores Timur dalam Diskusi Dan Sharing Tahun 2025, PGRI Flores Timur dalam Penyelengaraan Webinar Pekan Pendidikan Tahun 2023, TBM Lautan Ilmu Pinjam Gulir Buku Bacaan Anak 2024-2025, TBM Palo Porong dalam pemberitaan Media Online ZamanNewsID, TBM Solita dalam pemberitaan ZamanNewsID, Komunitas Literasi SMPN 1 Lewolema dalam Penggunaan Pondok Baca Lewo.

Pengalaman Program :
Bedah buku , Menulis Buku Bacaan Anak , Lapak Baca , Motor Pustaka Kojez , Satu Anak Satu Buku , Media Online Literasi ZamanNews dan PawitraNews , Diskusi Dan Sharing Luring FTBM , Diskusi Grup WhatsApp , Sebar Fliyer Pendidikan Kebudayaan , Art Challenge: Guru Pikir Apa? Siswa Pikir Apa? , Jejak Zaman Gallery dll.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran. Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi: Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials. IBM: Generative AI for Educators. Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers. University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner. Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI. Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Math Captcha
17 + = 18


Rekomendasi Untuk Anda

  • Red Sparks Kalahkan Hyundai Hillstate 3-2 , Megawati Service Hingga 11 Kali Beruntun

    • calendar_month Ming, 3 Mar 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Pada 2 Maret 2024, Red Spark berhasil mengalahkan Hyundai Hillstate dengan skor akhir 2-3 (25-23, 15-25, 25-16, 19-25, 10-15) di Suwon Gymnasium, Seoul. Giovanna Milana dari Red Spark menjadi pencetak angka terbanyak dengan 31 angka, diikuti oleh Megawati Hangestri dan Lee So Young. Sementara Laetitia Moma Bassoko dari Hyundai Hillstate mencetak poin terbanyak, tetapi timnya […]

  • TBM Lautan Ilmu Berkunjung Ke Gramedia Expo Perpustakaan Daerah Flores Timur

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Toko Gramedia Maumere mengadakan Expo di Perpustakaan Daerah Flores Timur. Karena ini pertama kalinya di Larantuka, maka TBM Lautan Ilmu pun tak ketinggalan untuk berpartisipasi sebagai pengunjung. “Ini adalah kesempatan berharga yang tak boleh disia-siakan Pameran Buku Gramedia Maumere di Larantuka. tepatnya di Perpustakaan Daerah Flores Timur, tempat yang layak untuk dikunjungi untuk sekedar melihat […]

  • Pentingnya Pemetaan Lokasi Lembaga Pendidikan Di Suatu Daerah

    • calendar_month Ming, 11 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Pemetaan lokasi lembaga pendidikan di suatu daerah memiliki banyak pentingnya. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa pemetaan tersebut penting: Pemetaan lokasi lembaga pendidikan di suatu daerah merupakan langkah penting untuk memastikan akses pendidikan yang merata, perencanaan yang baik, dan pengembangan sistem pendidikan yang berkelanjutan. Dengan pemetaan yang akurat, dapat dilakukan intervensi yang tepat untuk meningkatkan […]

  • Cetak Hattrick, Roy Pakae Bawa Tim Futsal Unimor Raih Trofi

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Tim futsal Universitas Timor (Unimor) sukses mengamankan posisi ketiga dalam ajang Manajemen Cup VI setelah menundukkan Tim Fispol dengan skor tipis 3-2 ( 3 gol Roy Pakae ). Laga yang berlangsung di lapangan FKIP Undana, Kupang, pada Minggu, 14 November 2024, ini menjadi panggung gemilang bagi Roy Pakae yang mencetak hattrick untuk timnya. Unimor langsung […]

  • Ketua PGRI Flores Timur : Ada Berkat Dan Petaka Dalam Program PPPK Bagi Guru

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Berkat luar biasa dari adanya Program Perekrutan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) adalah peningkatan kesehjateraan guru yang signifikan. Seorang guru honorer dengan pendapatan pas-pasan, saat menjadi Guru PPPK terjadi perubahan pendapatan yang menggembirakan. Kebutuhan sehari hari, paling kurang sudah bisa terpenuhi. Ratusan hingga ribuan guru honorer dapat diselamatkan dengan lahirnya program […]

  • Kemenag Flotim Selenggarakan Kegiatan Pembinaan Bagi Para Penyuluh Agama Katolik

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Penyuluh Agama adalah seseorang yang diberi tugas dan tanggung-jawab dan wewenang oleh pemerintah ( KEMENAG FLOTIM ) untuk melaksanakan bimbingan Keagamaan, penyuluhan pembangunan, melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran. Seorang penyuluh agama harus mempersiapkan diri sebaik baiknya, memiliki wawasan keagamaan dan wawasan kebangsaan yang memadai dalam rangka membangun kehidupan masyarakat yang Agamis, Nasionalis, Beriman, Bertaqwa, […]

expand_less
Exit mobile version