Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebudayaan » Desa Nayubaya Jadi Pilihan Pertama Pentas Tur “Ibu Tanah” Nara Teater

Desa Nayubaya Jadi Pilihan Pertama Pentas Tur “Ibu Tanah” Nara Teater

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Nara Teater memilih Desa Nayubaya Kecamatan Wotan Ulumado sebagai titik pertama pentas tur Nara Teater dalam karya barunya “Ibu Tanah”. Pentas kali ini merupakan hasil dari sejumlah pembacaan Nara Teater terhadap jejak-jejak kolonial yang mengadu-domba masyarakat. Masyarakat harus dibikin terbelah. Perbedaan ditajam-tajamkan supaya tercipta konflik dan melemahkan perlawanan masyarakat terhadap penindasan dan dominasi kolonial.

Karya “Ibu Tanah” lahir dari pelacakan mitos, pendudukan Majapahit dan Ternate, kedatangan kolonial Eropa, kebijakan dan strategi kolonial, eksploitasi sumber daya, pelemahan terhadap kepemimpinan tradisional, siasat adu-domba dan sekian model eksploitasi hari ini.
Nasi pemeran pentas Ibu tanah Nara Teater
Sebagai kelompok yang sudah malang-melintang mementaskan karya-karyanya di sejumlah event nasional, Nara memilih Nayubaya karena pengalaman historis dan pentingnya “baya”(persekutuan) dalam budaya Lamaholot.
Masyarakat akan lebih kuat dan mawas jika belajar dari pengalaman sejarahnya baik itu pengalaman luka, trauma maupun peristiwa heroik masa lalunya. “Penjajahan langsung (secara fisik) telah berlalu namun ia selalu hadir dalam bentuk dan model baru yang mengekploitasi, memecah-belah dan menciptakan budaya konsumtif dan ketergantungan masyarakat terhadapnya”, jelas Silvester Petara Hurit, Sutradara sekaligus pendiri Nara Teater.

Nara Teater konsen pada narasi-narasi minor, sejarah orang-orang kalah serta tokoh-tokoh yang tak terbaca dalam sejarah dominan. “Sejarah selalu diproduksi oleh pemenang, oleh kekuasaan. Nara tertarik pada kisah-kisah yang tak umum dan menghadirkannya sebagai fiksi pertunjukan (realitas imaginatif) supaya masyarakat selalu dapat kritis melihat kemungkinan-kemungkinan yang lain dari peristiwa-peristiwa kehidupan”.

“Tujuan pentas ini adalah supaya kita menjaga tanah kita, laut kita, langit kita. Jangan sampai karena kepentingan pemodal, penguasa, kita mengulangi sejarah penguasaan atas tanah kita. Jualan isunya manis. Ujung-ujungnya adalah penguasaan. Kita jadi korban di tanah kita sendiri. Terkotak-kotak, terpecah-belah. Tersisih dari akses sumber daya dan peluang hidup sebagai pemilik tanah kita”.

Nara Teater akan pentas di lapangan voli SDI Basrani Desa Nayubaya pada Hari Kamis tanggal 17 Juli 2025 pukul 19.30 waktu setempat. Lalu akan melanjutkan pentas turnya ke Lembata, Solor dan daratan Flores.
Ketua Nara Teater Rin Wali menjelaskan bahwa pentas “Ibu Tanah” adalah kesempatan dimana teater bersua dengan masyarakat. “Kami sebagai pemain dan seluruh pendukung pentas bergembira bisa hadir, bertemu masyarakat dalam peristiwa teater. Apa yang kami gali dan rancang-bangun dapat hadir kepada penonton. Teater adalah peristiwa pertemuan. Disana, kita saling membaca dan memperkaya. Melihat hidup dengan perspektif yang lebih beragam”.

Kepala Desa Nayubaya Tarsisius Duru (46) bergembira atas pentas Nara Teater di desanya. “Kami bergembira bisa menonton pentas Nara Teater secara langsung. Di samping menghibur, tentu ada nilai-nilai baik, pesan-pesan baik yang sangat berguna. Ini jadi peristiwa kerjasama yang penting terutama supaya kita tetap belajar saling mendukung, memperkaya dan menjaga kebersamaan baik hari ini maupun ke depannya”.

Pentas Nara Teater kali ini melibatkan para aktor: Rin Wali, Ina Sabu, Elis Kehi, Veonyah, Din Odjan, Zaeni Boli, Hero Maran, Jhon Dasilva, Martin Kabelen, Laus daSilva, Jhon Junior, Minggus, Kayla, Alfa, Shiren. Penata Artistik: Mance RL, Penata Musik: Hani Balun, Multimedia:Ipung, Publikasi: Jhoe.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Math Captcha
− 8 = 2


Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PGRI Flores Timur : Ada Berkat Dan Petaka Dalam Program PPPK Bagi Guru

    Ketua PGRI Flores Timur : Ada Berkat Dan Petaka Dalam Program PPPK Bagi Guru

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Berkat luar biasa dari adanya Program Perekrutan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) adalah peningkatan kesehjateraan guru yang signifikan. Seorang guru honorer dengan pendapatan pas-pasan, saat menjadi Guru PPPK terjadi perubahan pendapatan yang menggembirakan. Kebutuhan sehari hari, paling kurang sudah bisa terpenuhi. Ratusan hingga ribuan guru honorer dapat diselamatkan dengan lahirnya program […]

  • Maulia rahman dan ustadz mukhlis mudi aceh barat daya

    Tokoh Masyarakat Alue Padee, Ust. Mukhlis Muhdi : Semangat Menghidupkan Masjid Harus Terus Berkobar

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 43
    • 0Komentar

    ACEH BARAT DAYA – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) Gampong Alue Padee, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya berlangsung meriah dan penuh antusias. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, 20–24 November 2025, di halaman Masjid At-Taqwa Alue Padee dan resmi ditutup pada Senin (25/11/2025). Suasana haru dan bangga mewarnai acara penutupan. Para wali peserta […]

  • Maksimus Masan Kian Berbagi Praktik Baik SMPN 5 Mandai Kabupaten Maros PGRI Flores Timur

    Berlabuh Di Makasar, Ketua PGRI Flores Timur Berbagi Praktik Baik Di SMPN 5 Mandai Kabupaten Maros

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Ketua PGRI Flores Timur, Maksimus Masan Kian, mendapat kesempatan keliling Nusantara bersama TNI Angkatan Laut (AL) menggunakan Kapal Perang Indonesia (KRI) dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 pada 5-17 November 2024. Saat berlabuh di Sulawesi Selatan, Ia diundang Kepala SMPN 5 Mandai, Kabupaten Maros, berbagi praktik baik, Selasa (12/11/24). Kedatangan Anggota Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) Pengurus […]

  • best practice agupena flores timur

    Workshop Penulisan Best Practice Agupena Flores Timur Buat Guru Di Solor Ketagihan

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pada tanggal 17 Februari 2024, Agupena Flores Timur bekerja sama dengan PGRI Flores Timur untuk menyelenggarakan Workshop Penulisan Praktik Baik bagi para guru di wilayah Pulau Solor. Acara dimulai pukul 09.00 WITA dan dihadiri oleh lebih dari 60 guru dari 3 kecamatan: Solor Timur, Solor Barat, dan Solor Selatan. Tujuan dari workshop ini adalah melatih […]

  • Munchen 3-1 Monchengladbach

    Bayern Munchen Menang 3-1, Tendangan Bebas Kane Ditepis Kiper

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2024
    • account_circle yansurachman
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bertanding di Allianz Arena, Bayern Munchen menang atas Monchengladbach 3-1 lewat pertandingan sengit. Tampil di depan pendukungnya, FC Hollywood tampil menekan sejak awal pertandingan. Peluang pertama dimiliki saat terjadi kemelut di depan gawang Monchengladbach, namun sayang tendangan pemain Munchen masih membentur mistar gawang. Kesempatan Kedua muncul pada menit 30 dimana Bayern Munchen mendapatkan tendangan bebas. […]

  • Yosefina Putri Mau Bili

    Perjuangan Nelayan Timor Sarjanakan Anak

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Antonius Ruron
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Keseharian sebagai nelayan selalu dimulai sebelum matahari memulai perjalannya dari timur ke barat, ada sepasang suami istri yang bersiap untuk menjemput rejeki dengan berbisik-bisik agar anak-anak mereka dapat tidur lebih lama dari mereka, lelaki tua berkulit keriput yang dengan beraninya terlebih dahulu berjalan menuju perahu kecil untuk mencari rejeki di tengah lautan hitam dengan setitik […]

expand_less