Breaking News
light_mode
Trending Tags

Musda III DPD PPNI Kabupaten Lembata Jadi Momentum Penguatan Sinergi Profesi dan Pemerintah

  • account_circle yansurachman
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 136
  • print Cetak

Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Lembata menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) III pada Selasa (28/10/2025) di Olympic Ballroom & Resto, Lewoleba, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Perawat dan Teknologi Kesehatan Menuju Transformasi Pelayanan Prima” ini dihadiri oleh Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, S.Sos., bersama jajaran forkopimda, Ketua DPRD dan Komisi III DPRD Lembata, Ketua Tim Penggerak PKK, perwakilan Kapolres Lembata, serta Ketua DPW PPNI NTT dan unsur organisasi profesi kesehatan lainnya.

Turut hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, pimpinan RS pemerintah dan swasta, perwakilan Fatayat NU, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Lembata, sesepuh perawat, serta Ketua dan anggota DPK PPNI yang ada di wilayah Lembata.
Wakil Bupati: Kolaborasi Jadi Kunci Peningkatan IPM

Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada DPD PPNI Kabupaten Lembata atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan kesehatan di daerah. Ia menilai, kegiatan Musda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara profesi perawat dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami membutuhkan kolaborasi lintas profesi, dan perawat telah menunjukkan peran pentingnya dalam berbagai bidang,” ujar Muhamad Nasir.

Wabup menekankan bahwa kolaborasi antarprofesi memiliki peran strategis dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lembata, yang saat ini berada di angka 68,4. Menurutnya, kualitas kesehatan merupakan salah satu komponen penting dalam peningkatan IPM, di samping pendidikan dan ekonomi.

“Apa yang sudah dilakukan PPNI sejalan dengan visi-misi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas SDM dan daya saing Lembata,” tambahnya.

Pesan Inspiratif: Perawat Sebagai Guru yang Hebat
Muhamad Nasir dalam kesempatan itu juga membagikan refleksi inspiratif tentang makna pembelajaran dan keteladanan. Ia mengutip pandangan William Arthur Ward tentang empat kategori guru: guru biasa yang memberi tahu, guru baik yang menjelaskan, guru unggul yang mencontohkan, dan guru hebat yang mampu menginspirasi.

“Saya percaya, para perawat di Lembata termasuk dalam kategori guru yang hebat itu — karena mereka tidak hanya memberi perawatan, tetapi juga mendidik pasien dan keluarganya agar lebih sehat dan mandiri,” ungkapnya.

Ia mengingatkan pentingnya membuat skala prioritas dalam setiap pekerjaan agar hasil yang dicapai lebih bermakna dan berdampak bagi masyarakat.

“Perbedaan pendapat itu hal biasa, tapi jangan biarkan perbedaan memecah kita. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun PPNI yang lebih solid. Pengabdian kepada masyarakat adalah inti dari segalanya,” pesan Wabup menutup sambutannya.

PPNI Lembata Tunjukkan Kontribusi Nyata
Sebelumnya, Ketua DPD PPNI Kabupaten Lembata, Gregorian Pratama Hurek Making, menyampaikan sambutan yang menguraikan berbagai program kerja yang telah dilakukan, di antaranya: penanganan COVID-19, dukungan bagi korban erupsi Gunung Ile Lewotolok, kegiatan donor darah, skrining kesehatan di desa dan sekolah, serta keterlibatan dalam tim Audit Maternal Perinatal dan kendali mutu pelayanan bersama BPJS.

PPNI Lembata juga aktif dalam penanggulangan penyakit menular, khususnya TBC, melalui kegiatan pengabdian masyarakat pra-Musda. Gerry Making berharap Musda III ini dapat melahirkan kepemimpinan baru yang visioner dan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Pemimpin sejati bukan diukur dari seberapa lama ia memimpin, tetapi dari seberapa besar manfaat yang ia berikan bagi banyak orang,” tegasnya.

DPW PPNI NTT: Adaptasi Teknologi Jadi Tuntutan Zaman
Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) DPW PPNI NTT, Sabinus B. Kedang, yang hadir mewakili Ketua DPW, menilai pelaksanaan Musda III ini bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda dan memiliki makna simbolik tentang semangat persatuan.

Ia menekankan pentingnya kemampuan perawat beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan.

“Teknologi hanyalah alat bantu. Jiwa pelayanan perawat tetap berakar pada empati, kasih, dan nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Sabinus juga mengajak seluruh perawat di Lembata untuk terus mengembangkan kompetensi melalui pendidikan formal dan non-formal agar mampu menghadapi tantangan profesi di era digital.

Musda III: Momentum Menyatukan Langkah untuk Lembata Sehat
Ketua Panitia Musda, Yustina Maria Ohe Koban, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap Musda III dapat menghasilkan pengurus baru yang solid dan program kerja yang berdampak bagi masyarakat.

“Semoga Musda ini melahirkan pemimpin yang mampu membawa organisasi lebih maju dan bermanfaat bagi pelayanan kesehatan masyarakat Lembata,” tutupnya.

Penulis

Tentang Yan Surachman: Yan Surachman adalah praktisi pendidikan dan jurnalis teknologi yang berdedikasi menjembatani inovasi AI dengan kurikulum pendidikan di Indonesia. Sebagai Pemimpin Redaksi ZamanNews.id, Yan menghadirkan analisis mendalam mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran.Keahlian & Sertifikasi Profesional: Sebagai seorang Professional Prompt Engineer, kepakaran Yan telah diakui secara global melalui berbagai spesialisasi:Google: Google AI Essentials & Prompting Essentials.IBM: Generative AI for Educators.Vanderbilt University: Generative AI for Educators and Teachers.University of Michigan: Generative AI as Design Learning Partner.Politecnico di Milano: Smart Teaching and Learning with AI.Dedikasi Komunitas & Seni: Yan mendirikan Komunitas Jejak Zaman di Larantuka pada 10 Mei 2023, sebuah inisiatif swadaya yang berfokus pada pelestarian budaya. Ia juga mengelola Perpustakaan Komunitas Jejak Zaman dan aktif berkarya sebagai pelukis di Galeri Jejak Zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maria Zaitun, Nyanyian Angsa, WS Rendra, Bengkel Seni Milenial, Teater Flores, Larantuka, Kemanusiaan, BSM 2026

    Menghidupkan Maria Zaitun, BSM Pentaskan Nyanyian Angsa di Flores Timur

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Moh. Zaini Ratuloli: Guru SMK Sura Dewa Larantuka, pegiat literasi, seniman teater, penulis media nasional.
    • visibility 129
    • 0Komentar

    LARANTUKA – Tokoh ikonik Maria Zaitun akan kembali menyuarakan jeritan kemanusiaan di tanah Flores melalui pementasan teater “Nyanyian Angsa” karya WS Rendra. Bengkel Seni Milenial (BSM) kini tengah mempersiapkan generasi barunya untuk menghidupkan kembali kisah klasik yang ditulis pada akhir tahun 60-an tersebut, sebagai upaya melawan ketidakadilan sosial yang masih relevan hingga saat ini. Pementasan […]

  • Bupati Flores Timur Saksikan Latihan Teater SMPN 1 Tanjung Bunga

    Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen Saksikan Latihan Teater SMPN 1 Tanjung Bunga

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Larantuka, 29 Agustus 2025 – Suasana Taman Kota Larantuka sore itu menjadi istimewa ketika Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen menyaksikan langsung latihan teater siswa SMPN 1 Tanjung Bunga. Kehadiran orang nomor satu di Flores Timur ini menjadi penyemangat tersendiri bagi para pelajar yang tengah mempersiapkan diri untuk Festival Teater Pelajar Flores Timur 2025 . […]

  • Apa Hubungan Antara Pendidikan Dan Kebudayaan

    Apa Hubungan Antara Pendidikan Dan Kebudayaan

    • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
    • account_circle Tim Pawitra
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Pendidikan dan kebudayaan memiliki hubungan yang erat dan saling mempengaruhi. Berikut adalah beberapa cara di mana pendidikan dan kebudayaan saling terkait: Secara keseluruhan, pendidikan dan kebudayaan saling terkait dan saling mempengaruhi. Pendidikan memainkan peran penting dalam melestarikan, mengembangkan, dan mempengaruhi kebudayaan, sementara kebudayaan mempengaruhi pendidikan melalui nilai-nilai, norma, dan praktik budaya yang ada. Keduanya berkontribusi […]

  • Peran Lembaga Keagamaan Dalam Pelestarian Kebudayaan Lokal

    Peran Lembaga Keagamaan Dalam Pelestarian Kebudayaan Lokal

    • calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
    • account_circle yansurachman
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Lembaga keagamaan memainkan peran penting dalam pelestarian kebudayaan lokal. Berikut adalah beberapa peran utama yang dimainkan oleh lembaga keagamaan dalam pelestarian kebudayaan lokal: Penting untuk diingat bahwa peran lembaga keagamaan dalam pelestarian kebudayaan lokal juga dapat berbeda-beda tergantung pada agama, budaya, dan konteks sosial masyarakat tertentu. Namun, secara keseluruhan, lembaga keagamaan memiliki potensi besar untuk […]

  • Pentas Ibu tanah Nara Teater Desa nayubaya 2025

    Desa Nayubaya Jadi Pilihan Pertama Pentas Tur “Ibu Tanah” Nara Teater

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Nara Teater memilih Desa Nayubaya Kecamatan Wotan Ulumado sebagai titik pertama pentas tur Nara Teater dalam karya barunya “Ibu Tanah”. Pentas kali ini merupakan hasil dari sejumlah pembacaan Nara Teater terhadap jejak-jejak kolonial yang mengadu-domba masyarakat. Masyarakat harus dibikin terbelah. Perbedaan ditajam-tajamkan supaya tercipta konflik dan melemahkan perlawanan masyarakat terhadap penindasan dan dominasi kolonial. Karya […]

  • masalah Remaja Di kalangan SMK Sura Dewa

    Fenomena “Beauty Privilege” di Kalangan Remaja SMK Sura Dewa : Cantik Jadi Keuntungan?

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle yansurachman
    • visibility 222
    • 0Komentar

    SMK Sura Dewa , 17 Juni 2025 – Di kalangan remaja saat ini, anggapan bahwa kecantikan membawa keistimewaan atau “privilege” makin sering terdengar. Banyak yang percaya bahwa remaja yang memiliki penampilan menarik cenderung lebih mudah mendapatkan perhatian, teman, hingga perlakuan istimewa dari lingkungan sekitar. Fenomena ini dikenal dengan istilah “beauty privilege”, yaitu kondisi ketika penampilan […]

expand_less