Bergita Delwi Tekankan Urgensi Siaga Bencana di Tengah Cuaca Ekstrem Larantuka
- account_circle Yan Surachman : Redaktur ZamanNewsID, Pegiat Literasi.
- calendar_month Ming, 25 Jan 2026
- visibility 40
- comment 0 komentar

Larantuka – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Flores Timur belakangan ini menuntut kewaspadaan ekstra dari seluruh lapisan masyarakat. Berangkat dari keprihatinan tersebut, Bergita Delwi Balawala, pegiat literasi muda dari SMK Sura Dewa Larantuka, menekankan pentingnya langkah preventif sebelum bencana melanda.
Intensitas hujan lebat yang disertai angin kencang sering kali memicu berbagai dampak merugikan di Kota Larantuka dan sekitarnya. Mulai dari pohon tumbang yang membahayakan keselamatan, banjir akibat genangan air, hingga kerusakan infrastruktur dan gangguan kesehatan masyarakat.
Kewaspadaan Sebagai Kunci Mitigasi
Menurut Bergita Delwi, banyak warga yang terdampak bencana justru karena kurangnya kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan. “Berwaspada sangat penting dalam menghindari terjadinya bencana tersebut,” tulisnya dalam sebuah opini yang menyoroti realitas cuaca di awal tahun 2026 ini.
Ia mengidentifikasi bahwa musim hujan ekstrem bukan sekadar fenomena alam biasa, melainkan ancaman nyata bagi mobilitas warga. Beberapa jalur akses jalan bahkan harus ditutup sementara demi keamanan, yang berdampak pada aktivitas ekonomi dan pendidikan di wilayah tersebut.
Langkah Praktis Menghadapi Musim Hujan
Sebagai bentuk dedikasi terhadap keselamatan sesama, Bergita Delwi merangkum empat upaya sederhana namun krusial yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat:
- Menjaga Kebersihan: Memastikan saluran air tidak tersumbat sampah untuk mencegah banjir.
- Pemangkasan Dahan: Mengurangi beban pohon besar guna meminimalisir risiko tumbang saat diterjang angin kencang.
- Perlengkapan Darurat: Selalu menyediakan mantel atau jas hujan saat bepergian untuk menjaga mobilitas.
- Kesehatan Mandiri: Menyiapkan obat-obatan herbal guna menjaga imunitas dan stabilitas suhu tubuh di cuaca dingin.
Melalui refleksi ini, Bergita Delwi berharap masyarakat Larantuka dapat lebih proaktif. Kesiapsiagaan bukan hanya soal menyelamatkan diri sendiri, melainkan upaya kolektif untuk menjaga keberlangsungan hidup di tengah tantangan iklim yang kian tidak menentu.
Adaptasi dari Opini Bergita Delwi Balawala
- Penulis: Yan Surachman : Redaktur ZamanNewsID, Pegiat Literasi.
- Editor: AI Editor - Gemini 3.0


Saat ini belum ada komentar